Recent Posts

Contributors

Manila Perketat Aturan Larangan Merokok

Pihak berwenang di ibu kota Filipina Manila pada Minggu mengumumkan berlakunya larangan ketat untuk merokok di tempat umum di metropolis itu.




Otoritas Pembangunan Metropolitan Manila mengatakan bahwa mulai hari Senin akan mengerahkan polisi dan penegak terlatih khusus di kota berpenduduk 12 juta orang itu untuk mengumpulkan pelanggar.

Filipina memiliki hukum yang melarang merokok di tempat umum yang mulai berlaku sejak 2003, namun sebagian besar telah diabaikan di suatu negara dimana menurut survei 28 persen warga Filipina berusia 15 tahun ke atas, atau 17,3 juta orang, adalah perokok.

"Kita harus sangat ketat dalam menerapkan peraturan anti-merokok kami," kata ketua badan itu Francis Tolentino  dalam sebuah pernyataan.

"Kita harus mengubah Metro Manila menjadi sebuah komunitas bebas rokok."

Mereka yang tertangkap harus didenda 500 peso (11 dolar AS), yang lebih dari upah minimum sehari di negara miskin itu, dan mereka yang tidak dapat membayar denda akan dikenakan sanksi melakukan pelayanan masyarakat.
   
Para penasihat kesehatan juga berulang kali menyerukan kepada Presiden Benigno Aquino yang dikenal perokok ’tak ada putusnya’ untuk memimpin kampanye dan berhenti merokok.
   
Maricar Limpin, direktur eksekutif lobi anti-merokok Kerangka Konvensi tentang Aliansi Pengawasan Tembakau Filipina memuji kampanye intensif itu.

Limpin mengatakan, pemerintah harus melaksanakan kampanye itu dan kongres hendaknya meloloskan undang-undang untuk menaikkan pajak tembakau. (abd)

Sumber